Kamis, 08 Oktober 2015

tentang kesehatan

0 komentar

Pengaruh makanan terhadap kesehatan

1.1 Latar Belakang
Dalam kehidupan sehari-hari, makan merupakan suatu hal yang menjadi kebutuhan pokok bagi kita. Kita tidak mungkin dapat menunda kebutuhan yang satu ini. Tanpa makan kita tidak akan dapat bertahan hidup. Dalam mengkonsumsi makanan harus sesuai dengan prosedur yaitu mencakup 4 sehat 5 sempurna dan juga harus sesuai dengan pola makan yang sehat. Namun banyak diantara kita yang belum mengetahui tentang pola makan yang sehat, baik itu berupa jenis makanan, waktu makan, dll sehingga banyak sekali orang yang terserang penyakit gara-gara salah dalam mengkonsumsi makanan dan pola makan yang tidak benar karenan banyak penyakit yang kita derita berawal dari kesalahan pola makan. Penyakit yang rata-rata mereka derita ada yang mulai dari penyakit ringan hingga penyakit yang berat sehingga bisa menyebabkan kematian.
Melihat kenyataan yang demikian maka dengan disusunnya karya tulis ini diharapkan bisa menambah wawasan bagi kita semua tentang pola makan yang sehat dan juga menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada pada benak kita tentang cara pola makan yang sehat sebab dengan mengetahui pola makan yang benar itu berarti secara tidak langsung kita merawat tubuh kita untuk tetap sehat sehingga terhindar dari bermacam-macam penyakit.

1.2 Rumusan Masalah
Permasalahan yang saya angkat sangat membantu saya dalam menyusun makalah ini. Selain itu, dengan adanya lampiran permasalahan, dapat membantu saya dalam bertindak dan menyikapi masalah tersebut,sehingga akan membuat pembaca semakin mudah untuk memahami tentang sesuatu yang berhubungan dengan pola makan.
Berikut masalah-masalah yang saya angkat dalam menyusun makalah ini :
  1. Makanan apa saja yang sehat?
  2. Kapan waktu yang baik untuk makan?
  3. Apa saja manfaat mengkonsumsi makanan bagi kita?
  4. Berapa besar energy yang terkandung di dalam makanan?
  5. Apa dampak bagi kita jika mengkonsumsi makanan secara secara sehat?

1.3 Tujuan Penelitian
Makalah ini memiliki beberapa tujuan. Tujuan ini disusun guna membantu penulis dalam menyusun karya tulis dan pembaca dalam memahami makalah ini. Adapun tujuan dari disusunnya makalah ini adalah sebagai berikut :
  1. Mengetahui cara pola makan yang benar.
  2. Mengetahui makanan-makanan yang sehat.
  3. Menemukan hubungan antara pola makan dengan kesehatan.

BAB II
PEMBAHASAN
Sehat merupakan hal yag sangat luar biasa nikmatnya bagi setiap orang dan sakit merupakan hal yang paling menyengsarakan kita semua baik lahir maupun batin karena pada saat kita sakit setiap makanan yang masuk ke dalam mulut kita terasa tidak enak walaupun makanan itu adalah makanan yang sangat enak sekalipun. Sehat merupakan hal yang tak ternilai harganya, salah satu cara agar tubuh kita selalu sehat adalah dengan cara pola makan yang sehat. pola makan yang sehat seharusnya sudah kita terapkan sejak kecil namun tidak ada kata yang terlambat jika kita ingin merubah pola makan kita sekarang. Dengan pola makan yang sehat ini berarti kita secara tidak langsung ikut menjaga tubuh kuta dari serangan berbagai macam penyakit. Penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan pola makan yang sehat adalah kanker, kanker adalah salah satu penyebab banyak kematian yang terjadi di banyak negara baik negara berkembang maupun negara maju termasuk di Indonesia. Ada banyak hal yang diduga menjadi pemicu munculnya kanker di dalam tubuh, dan salah satu di antaranya adalah pola makan yang tidak baik. Kendati tidak semua kanker berkaitan dengan pola makan, namun pola makan yang sehat sudah jelas akan menurunkan risiko terjadinya kanker. Di samping itu, pola makan sehat juga terbukti bermanfaat mencegah terjadinya penyakit jantung koroner, diabetes melitus, hipertensi, dan kerusakan ginjal.
Berikut ini beberapa tips pola makan yang sehat yang dapat digunakan :
  1. Perbanyak konsumsi bahan makanan dari tumbuhan
Bahan makanan dari tumbuhan merupakan bahan makanan utama untuk pencegahan kanker. Hal ini karena sayur dan buah merupakan sumber utama phytochemicals, yaitu zat alamiah yang berfungsi melindungi tubuh dari pembentukan tumor. Dengan mengkonsumsi 2-4 porsi buah-buahan dan 3-5 porsi sayur-sayuran, diperkirakan akan menurunkan risiko kanker sebesar 20 %.

  1. Perbanyak jumlah serat dalam makanan sehari-hari
Mengkonsumsi karbohidrat kompleks dan makanan berserat sebagai pengganti karbohidrat sederhana (seperti tepung atau gula), merupakan pilihan yang tepat untuk mencegah obesitas dan kanker. Serat yang terkandung dalam sayur dan buah, tidaklah terdapat pada daging, susu, maupun minyak. Sedangkan proses pemutihan tepung terigu justru akan menghilangkan kandungan serat gandum.
Serat bermanfaat memperlambat waktu pencernaan makanan sehingga rasa kenyang terasa lebih lama dan tubuh dapat menyerap zat gizi dari makanan dengan baik. Serat juga berikatan dengan asam empedu yang mengandung kolesterol dan akan mengeluarkannya dari tubuh lewat tinja, sehingga akhirnya kadar kolesterol akan turun. Manfaat serat yang lainnya yang tak kalah penting adalah efek anti sembelit yang dimilikinya, sehingga kesehatan usus menjadi lebih baik karena buang air besar dapat dilakukan secara lancar setiap hari.

  1. Minimalkan penggunaan lemak jenuh
Lemak jenuh yang terkandung pada produk hewani seperti daging, susu, dan keju akan meningkatkan risiko kanker dan penyakit jantung koroner. Bahan pangan yang dapat digunakan untuk menggantikan lemak jenuh adalah minyak nabati seperti minyak zaitun dan minyak canola yang mengandung lemak tak jenuh. Selain mengurangi risiko penyakit, minyak nabati relatif tidak meningkatkan berat badan.

  1. Variasi makanan
Susunlah menu makanan secara bervariasi, menggunakan berbagai jenis sayur dan buah. Sayur dan buah merupakan sumber vitamin, mineral dan antioksidan yang alami. Antioksidan adalah penghancur radikal bebas yang ada dalam tubuh. Radikal bebas berbahaya bagi sel tubuh dan berperan menimbulkan kanker. Lingkungan yang tercemar, bahan makanan yang diawetkan serta asap rokok merupakan contoh sumber radikal bebas di sekitar kita. Konsumsi bahan makanan yang mengandung antioksidan akan menurunkan kadar radikal bebas di dalam tubuh sehingga mencegah kerusakan jaringan tubuh dan terjadinya kanker.

  1. Bahan makanan alami
Pilihlah bahan makanan yang masih alami. Proses pengolahan bahan pangan seringkali malah menghilangkan zat gizi dan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Riset para ahli telah menunjukkan bahwa zat gizi, nutrisi, dan antioksidan dari bahan pangan alami lebih baik kualitasnya dari pada yang berupa olahan ataupun berupa suplemen makanan.

  1. Makan secukupnya
Makanlah secukupnya, dalam artian jangan sampai kekurangan namun juga janganlah berlebihan. Kekurangan zat gizi karena makan terlalu sedikit sudah tentu akan menyebabkan tubuh tidak memiliki modal yang cukup untuk metabolisme sehari-hari dan untuk membangun kekebalan terhadap penyakit. Namun demikian makan yang berlebihan juga akan menyebabkan penimbunan bahan makanan yang tidak terpakai sehingga terjadi kegemukan dan peningkatan kadar lemak, yang justru akan membebani kerja organ hati, jantung, dan ginjal.

  1. Makan secara teratur
Sedapat mungkin aturlah agar makan dilakukan secara teratur waktunya. Hal ini penting karena sekresi asam lambung dan enzim pencernaan umumnya mengikuti irama harian sesuai dengan jadwal makan sebelumnya. Tidak teraturnya jadwal makan dapat menyebabkan berbagai keluhan sakit maag, karena adanya iritasi dari asam lambung dan enzim pencernaan pada saluran cerna yang kosong.


Beberapa kandungan makanan yang harus dihindari dan tidak dikonsumsi dengan kadar yang berlebihan :
1. Gula
2. Garam
3. Lemak
4. Kolesterol
5. Zat Pengawet
6. Zat Aditif / Tambahan (pewarna, perasa, penguat rasa,pemanis, dll)
7. Soda
8. Kafein
9. Radikal Bebas
10. Alkohol
11. Minyak
12. Pestisida

Berikut adalah data-data pola makan sehat dibeberapa negara
  1. Asia
    Salah satu pola makan orang-orang Asia yang cukup menguntungkan untuk kesehatan adalah tak memasukkan daging sebagai menu utamanya. Kebanyakan orang Asia lebih banyak menggunakan sayuran dengan sedikit daging sebagai garnish. Sumber protein pengganti daging bisa didapatkan dari ikan dan kacang-kacangan, terutama kedelai. Nasi sebagai sumber karbohidrat utama juga membuat orang Asia tak begitu gemuk.

  1. 2. Amerika Selatan
Meski orang-orang Amerika Latin mengonsumsi daging lebih banyak dari orang Amerika Serikat, namun angka penyakit jantung yang diderita masyarakatnya cenderung rendah. Rahasianya, mereka mengonsumsi daging sapi yang diternakkan secara konvensional, yakni dibiarkan bebas makan rumput di lapangan. Dengan demikian daging sapi yang dihasilkan memiliki kadar lemak lebih rendah dibanding sapi yang dikurung dan diberi pakan jadi.

  1. 3. Mediterania
    Alih-alih memilih lemak jenuh, orang Mediterania menggantinya dengan lemak sehat yang berasal dari minyak zaitun. Selain dipakai untuk masak, kebanyakan orang Mediterania juga mengonsumsi langsung minyak zaitun. Rahasia sehat lainnya adalah memakan buah anggur sebagai makanan penutup.
  2. 4. Afrika
    Tambahkan lebih banyak kacang-kacangan dalam piring Anda. Di banyak negara Afrika, kacang-kacangan seringkali menjadi hidangan utama mereka yang ditambah dengan tomat atau salad yang lezat. Hasilnya, selain tak punya masalah dengan berat badan, secara statistik internasional orang Afrika memiliki tingkat paling rendah dalam kejadian kanker.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.1.1 Pola makan yang sehat merupakan hal yang sangat penting bagi kita semua agar tubuh kita senantiasa tetap sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit baik yang ringan maupun yang berat.
3.1.2 Selain menerapkan pola makan sehat, perlu dipadukan dengan penerapan pola hidup sehat seperti istirahat yang cukup, olah raga yang teratur dan cukup, hindari kebiasaan buruk seperti merokok, penuhi kebutuhan rohani seperti rekreasi dan bersosial, dan lain sebagainya.
3.1.3 Cukupilah kebutuhan gizi kita setiap hari agar badan kita senantiasa sehat.
3.1.4 Setiap negara mempunyai kebiasaan pola makanan sehatnya masin-masing termasuk juga Indonesia.
3.1.5 Perbanyaklah mengkonsumsi sayur-sayuran dan jangan terlalu banyak makan makanan yang mengandung lemak seperti daging.

Leave a Reply

Followers